TIMES Surabaya/Salah satu destinasi wisata di Kecamatan Songgon Banyuwangi yang menawarkan arum jeram yang dilengkapi keamanan. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

Banyuwangi yang dijuluki kota seribu destinasi bersiap menyambut kedatangan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mengingat hal tersebut Pemkab terus meng ...

TIMES Surabaya,Kamis 7 November 2024, 18:40 WIB
22K
A
Anggara Cahya

BANYUWANGIBanyuwangi yang dijuluki kota seribu destinasi bersiap menyambut kedatangan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mengingat hal tersebut Pemkab terus mengupayakan peningkatan dalam keamanan dan keselamatan sektor pariwisata.

Dijelaskan oleh Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Ainur Rofiq, saat ini pihaknya tengah bersiap untuk menyambut wisatawan saat libur nataru. Salah satu upaya yang bakal dilakukan dalam waktu dekat yakni dengan melakukan koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk kepolisian untuk menjaga keamanan wisatawan.

“Adanya patroli dari pihak kepolisian dan posko keamanan seperti yang biasa dilakukan di Pantai Grand Watu Dodol,” kata Ainur, Kamis (7/11/2024).

Bukan hanya pihak kepolisian, masih kata Rofiq, dengan SKPD terkait, pihaknya nanti mencoba untuk kembali menormalkan cctv yang tidak aktif. Menurutnya cctv merupakan komponen penting untuk memberikan rasa aman terhadap wisatawan khususnya wisatawan asing.

Selain dari pemerintah dan instansi keamanan, Rofiq menambahkan, pelaku wisatawan juga menjadi tolak ukur pelayanan wisata yang ada di Banyuwangi. Seperti travel agent yang diminta untuk mengoptimalkan kualitas layanan supaya memberi kenyamanan dan tetap mempertimbangkan keselamatan wisatawan.

“Untuk pengelola homestay mungkin bisa dilengkapi dengan cctv. Adanya cctv mencegah terjadinya tindak kejahatan di lingkungan tempat tinggal wisatawan,” ujarnya.

“Sedangkan pengelola wisata agar tetap dimaksimalkan pelayan dan keamanan wisatawan. Khususnya untuk wisata tirta agar memaksimalkan tugas Lifeguard,” imbuh Rofiq.

Dalam waktu dekat, Rofiq mengungkap, akan akan mengeluarkan Surat Edaran terkait Standard Operating Procedure (SOP) jam buka dan jam tutup untuk destinasi wisata di Banyuwangi.

“Hal ini menghindari tindak kejahatan yang sempat terjadi di Pulau Merah, Terlebih untuk destinasi yang banyak menarik wisatawan,” ujar Rofiq. (*)

 

Pewarta : Anggara Cahya

Editor : 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Anggara Cahya
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.