BEM Kristiani Dorong Pembentukan Unit Khusus Pengelolaan Ekosistem Sumatra–Bukit Barisan
TIMES Surabaya/Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert. (FOTO: Dok.BEM KSI)

BEM Kristiani Dorong Pembentukan Unit Khusus Pengelolaan Ekosistem Sumatra–Bukit Barisan

Bencana yang terjadi pada Desember 2025 menjadi peringatan keras bahwa pengelolaan ekosistem Sumatra belum dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

TIMES Surabaya,Kamis 8 Januari 2026, 07:24 WIB
10.6K
L
Lely Yuana

SURABAYAKoordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert, mendorong Menteri Kehutanan Republik Indonesia untuk segera membentuk unit khusus pengelolaan ekosistem Sumatra yang terintegrasi dengan kawasan Hutan Bukit Barisan.

BEM Kristiani menilai langkah ini mendesak dilakukan guna mencegah terulangnya bencana ekologis seperti yang terjadi pada Desember 2025.

Charles menegaskan, bahwa kawasan Sumatra dan Hutan Bukit Barisan merupakan satu kesatuan ekosistem strategis nasional yang memiliki fungsi vital sebagai penyangga kehidupan, pengendali iklim, serta pelindung masyarakat dari ancaman bencana alam seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan.

Bencana yang terjadi pada Desember 2025 menjadi peringatan keras bahwa pengelolaan ekosistem Sumatra belum dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

"Diperlukan unit khusus yang fokus, terintegrasi, dan memiliki kewenangan kuat untuk menjaga kawasan Sumatera dan Hutan Bukit Barisan sebagai satu kesatuan ekosistem,” ujar Charles, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, pembentukan unit khusus tersebut harus melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, akademisi, masyarakat adat, serta organisasi kepemudaan dan mahasiswa.

Pendekatan partisipatif ini penting agar kebijakan kehutanan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

BEM Kristiani Seluruh Indonesia menilai bahwa upaya ini sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan serta tanggung jawab negara dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia dari ancaman bencana ekologis.

Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan lingkungan dan masa depan generasi bangsa.

"Kami berharap Menteri Kehutanan dapat merespons aspirasi ini secara serius demi menjaga kelestarian Sumatera dan mencegah bencana serupa di masa mendatang,” kata Charles. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Lely Yuana
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.