TIMES Surabaya/Tony Prawira Adi, salah satu peneliti senior SRS, Minggu (4/12/2022). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Lembaga survei Surabaya Research Syndicate (SRS) merilis hasil survei terbaru tentang “Kecenderungan Perilaku Pemilih Calon Presiden (Capres) dan Partai Politik (Parpol ...

TIMES Surabaya,Minggu 4 Desember 2022, 12:06 WIB
35.5K
L
Lely Yuana

SURABAYALembaga survei Surabaya Research Syndicate (SRS) merilis hasil survei terbaru tentang “Kecenderungan Perilaku Pemilih Calon Presiden (Capres) dan Partai Politik (Parpol) Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, khususnya mengenai Publik menginginkan Capres 2024 berlatar belakang militer. 

Hasilnya, sebanyak 28,1% responden menghendaki calon presiden RI 2024-2029 nanti adalah seorang tokoh yang berlatar belakang militer (TNI). 

Ketika SRS menanyakan kepada responden, Presiden RI periode 2024-2029 nanti sebaiknya seorang tokoh yang berlatar belakang apa, latar belakang militer atau TNI memuncaki urutan pertama, diikuti berlatar belakang politisi 20,7%. Lalu 18,2% responden menginginkan calon presiden RI mendatang berlatar belakang akademisi dan 14,8% lebih mendambakan calon presiden yang berlatar belakang ulama. 

article
Tony Prawira Adi, salah satu peneliti senior SRS memaparkan hasil survei terkait Pilpres 2024 di Surabaya, Minggu (4/12/2) (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

"Sementara latar belakang pengusaha memeroleh 8,1%, latar belakang lainnya 1,8%, dan sebanyak 8,3% responden tidak memberikan jawaban”, ujar Tony Prawira Adi, salah satu peneliti senior SRS, Minggu (4/12/2022). 

Menurut analisis SRS, secara obyektif yang mempengaruhi persepsi publik dalam menilai tokoh yang layak menjadi Presiden RI periode 2024-2029 berdasarkan latar belakangnya. 

Latar belakang militer atau TNI, misalnya, mengapa dalam berbagai riset lembaga survei selalu menempati posisi teratas latar belakang capres yang disukai.

"Tidak dapat disangkal karena ada beberapa sejumlah nama berlatar belakang militer masuk dalam kabinet atau posisi yang strategis. Ini adalah faktor obyektif yang memengaruhi persepsi publik," ujar Tony. 

Prabowo Paling Populer, Ridwan Kamil Paling Disukai, dan Ganjar Paling Dipilih

Berdasarkan survei SRS, nama Prabowo Subianto muncul di urutan pertama tokoh populer dengan perolehan 97,3%, diikuti Sandiaga Uno dengan 90,8%, Anies R. Baswedan ada 90,2%, Ridwan Kamil 87,5%, Puan Maharani ada 85,7%. 

"Sementara Ganjar Pranowo 85,3%, Agus Harimurty Yudhoyono 78,5%, Erick Thohir 73,8%. Perolehan selanjutnya dari Moeldoko 65,4%, Andika Perkasa 59,35%, Airlangga Hartarto 55,2%, dan yang terakhir Muhaimin Iskandar 54,1%, " jelas Tony Prawira Adi. 

Tony menambahkan, dalam segi akseptabilitas, Ridwan Kamil berada di rangking pertama dengan 78,9% diikuti Sandiaga Uno 78,4%, Prabowo Subianto 76,5%, Ganjar Pranowo 73,9%. Sedangkan Anies R. Baswedan ada 72,8%, AHY dengan 53,9%, Erick Tohir 53,6%. 

"Sementara itu tingkat akseptabilitas Jenderal TNI (Purn) Moeldoko juga mengalami kenaikan dibandingkan survei SRS sebelumnya yakni 43,6%. Andika Perkasa 43,2%, Puan Maharani 34,5%, Muhaimin Iskandar 33,3%, dan yang terakhir Airlangga Hartarto dengan 32,1%", imbuhnya.

Dari segi elektabilitas persaingan capres 2024 semakin mengerucut kepada tiga tokoh, yakni Ganjar Pranowo dengan 24,7%, Prabowo Subianto 23,9% dan Anies Baswedan dengan 23,2%, diikuti Ridwan Kamil dengan 7,5%.

"Untuk tokoh-tokoh papan tengah dan papan bawah tingkat elektabilitas mereka relatif stagnan bahkan cenderung menurun. Satu-satunya tokoh yang mengalami kenaikan elektabilitas hanyalah Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dengan perolehan 4,3%, sehingga membuat beliau melesat masuk 5 besar elektabilitas capres 2024."

Sementara itu nama-nama lain dari segi elektabilitas yakni Andika Perkasa 2,6%, Sandiaga Uno 2,4%, AHY 2,3%, Erick Tohir 2,0%, Puan Maharani 1,8%, Airlangga Hartarto 1,0%, Muhaimin Iskandar 0,5%, tokoh lain dan yang tidak memilih 0,6% dan 3,8%.

Tokoh Asal Kediri Jatim Menyodok Bursa Capres 2024

Namun, paling mengejutkan adalah kemunculan Moeldoko dalam bursa kali ini. Ia tampil menyodok nama-nama papan atas lainnya.

Nama Moeldoko berada di antara barisan tiga besar para tokoh potensial sebagai Capres 2024-2029. Ganjar Pranowo 24,7%, Prabowo Subianto 23,9% dan Anies Baswedan dengan 23,2%, diikuti Ridwan Kamil dengan 7,5%. 

"Untuk tokoh-tokoh papan tengah dan papan bawah tingkat elektabilitas mereka relatif stagnan bahkan cenderung menurun. Satu-satunya tokoh yang mengalami kenaikan elektabilitas hanyalah Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dengan perolehan 4,3%," kata Novelia Arsita Mranani, peneliti senior SRS. 

Menurut analisis SRS, secara obyektif yang mempengaruhi persepsi publik dalam menilai tokoh yang layak menjadi Presiden RI periode 2024-2029 berdasarkan elektabilitas, Moeldoko memiliki perolehan dengan peningkatan yang signifikan. Hal ini membuat Moeldoko melesat masuk 5 besar elektabilitas capres 2024.

Ketika SRS menanyakan kepada responden, Presiden RI periode 2024-2029 nanti sebaiknya siapa, nama-nama papan atas semakin mengkristal kepada tiga tokoh, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. 

"Tokoh-tokoh papan tengah dan papan bawah tingkat elektabilitasnya cenderung stagnant, bahkan hampir semuanya menurun. Hanya Jenderal Moeldoko yang menunjukkan tren positif (naik) dalam empat bulan terakhir. Pada survei Juni 2022 elektabilitas Jenderal Moeldoko baru 2,4% dan berada di posisi ke-9, pada survei November 2024 ini elektabilitas beliau naik menjadi 4,3% dan melesat ke posisi “lima besar” Capres 2024," jelas Novelia Arsita Mranani. 

Berdasarkan elektabilitas, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjadi satu-satunya Capres papan tengah dan papan bawah yang mengalami kenaikan signifikan. 

Sebab itu, kata Novelia, Moeldoko dapat menjadi Capres alternatif di tengah memanasnya persaingan kubu Ganjar dan kubu Anies akhir-akhir ini. Dengan modal pengalaman kepemimpinan yang cukup panjang dan sangat lengkap, baik di lingkungan TNI maupun birokrasi pemerintahan, Moeldoko mungkin dapat menjadi solusi dari meruncingnya perseteruan antara blok Ganjar dan blok Anies.

Tiga Jenderal Dinilai Layak Menjadi Capres 2024

Selain kinerja para menteri dan pejabat setingkat menteri, survei SRS kali ini juga menelisik pendapat publik tentang anggota Kabinet Jokowi Jilid II yang layak maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 mendatang.

Hasilnya, tiga orang jenderal yang kini menjadi pembantu Presiden Jokowi dinilai publik paling layak maju sebagai Capres pada Pemilu 2024 nanti. Mereka adalah Menhan Prabowo Subianto, KSP Moeldoko dan Panglima TNI Andika Perkasa.

Ketika SRS menanyakan kepada responden, siapakah yang paling layak menggantikan Presiden Jokowi di antara sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri yang ada saat ini secara popularitas, sebanyak 97,3% menyebut nama Menhan Prabowo Subianto.

"Kemudian sebanyak 65,4% menyebut nama KSP Moeldoko dan 59,35% menyatakan nama Panglima TNI Andika Perkasa. Di luar tiga jenderal tersebut, menteri yang juga dinilai layak nyapres di Pemilu 2024 nanti diantaranya Sandiaga Uno ada 90,8%, dan Erick Thohir dengan 73,8%", ungkap Tony. 

Tony menambahkan, munculnya tiga sosok jenderal yang dipersepsikan publik sebagai anggota Kabinet Jokowi yang paling layak maju pada Pilpres 2024 selaras dengan temuan survei SRS lainnya tentang latar belakang capres yang paling disukai responden.

Ketika SRS menanyakan kepada responden, Presiden RI pasca Jokowi nanti sebaiknya seorang tokoh yang berlatar belakang apa, sebanyak 28,1% menyebut tokoh yang berlatar belakang TNI (militer).

"Kemudian sebanyak 20,7% menyebut tokoh yang berlatar belakang politisi atau berasal dari parpol dan 18,2% lebih menyukai capres yang memiliki latar belakang akademisi (ilmuwan). Ketidakpastian geopolitik dunia belakangan ini nampaknya mempengaruhi preferensi publik yang mendambakan hadirnya seorang pemimpin nasional yang berlatar belakang TNI," pungkasnya.

Diketahui, Survei SRS dilaksanakan pada tanggal 4 - 14 November 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

Jumlah sampel sebesar 1200 responden, diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of error +/- 2.8 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Pengumpulan data dalam survei SRS ini, dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan pedoman kuesioner. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Lely Yuana
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.