Momen Lowongan CPNS (Pegawai Negeri Sipil) biasanya menjadi ladang bagi para calo untuk mencari mangsa dengan iming-iming mampu meluluskan tahap seleksi, tak terkecuali di Kabupaten Lamongan yang berkesempatan melakukan rekrutmen CPNS 2019.
LAMONGAN – Momen Lowongan CPNS (Pegawai Negeri Sipil) biasanya menjadi ladang bagi para calo untuk mencari mangsa dengan iming-iming mampu meluluskan tahap seleksi, tak terkecuali di Kabupaten Lamongan yang berkesempatan melakukan rekrutmen CPNS 2019.
Untuk mengantisipasi praktik calo tersebut, Polres Lamongan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai siapapun yang mengaku bisa meloloskan tahap seleksi.
"Hati-hati dan waspada, jangan percaya terhadap orang yang mengimingi-imingi bisa meluluskan CPNS, termasuk jalur khusus," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung, Jumat (22/11/2019).
Jika ingin lolos, kata Feby, para pendaftar harus meningkatkan kualitas diri dengan melakukan persiapan secara maksimal, diantaranya adalah mengerjakan latihan soal untuk CPNS.
"Intinya harus percaya diri dan yakin terhadap kemampuan diri sendiri," tuturnya.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan, Bambang Hadjar. Ia berharap masyarakat tidak menaruh kepercayaan sedikitpun kepada pihak manapun, meski mengatasnamakan BKN atau BKD untuk dapat meloloskan pelamar pada rekrutmen CPNS.
"Seratus persen yang bisa meluluskan hanya kemampuan dalam mengerjakan soal tes," kata Bambang.
Menurut Bambang, proses seleksi yang menggunakan sistim online membuat para calo tidak memiliki ruang untuk melakukan rekayasa, mengingat nilai yang lulus passing grade juga bisa diketahui sacara langsung.
"Pasti menipu kalau ada yang mengaku bisa meluluskan," ujarnya.
Seperti diketahui, pada perekrutan CPNS 2019, Kabupaten Lamongan mendapat kouta sebanyak 490 formasi. Sementara untuk batas waktu pendaftaran yaitu sampai tanggal 26 November 2019 pukul 00. 00 WIB. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




