Sate Padang Obama Medan Bikin Penasaran, Berawal dari Inspirasi yang Spontan
TIMES Surabaya/Doni (40) sedang menyiapkan menu bagi pelangggan di warung sederhana miliknya. (FOTO: Medina Azzahra)

Sate Padang Obama Medan Bikin Penasaran, Berawal dari Inspirasi yang Spontan

Meskipun sederhana, sate padang di Warung Sate Padang Obama yang terletak di Medan ini memiliki cita rasa yang sedikit berbeda.

TIMES Surabaya,Rabu 3 Desember 2025, 22:21 WIB
17.1K
S
Siti Nur Faizah

MEDANDi pinggiran Jalan Simpang Kantor Brigjen Katamso, Medan, aroma rempah yang menggugah selera tercium dari satu tempat gerobak sederhana. Aroma itu menarik perhatkan bagi siapapun yang melintas di jalan.

Di atas tempat panggang sederhana, terdapat susunan tusuk sate yang siap untuk disantap. Adapun aroma sedap dari kuah kuning kental yang mendidih panci menandakan bahwa Warung Sate Padang Obama siap melayani para pelanggan.

Bila mendengar nama "Warung Sate Padang Obama" tentunya akan sedikit membuat beberapa orang mengernyitkan dahi. Doni (40) sang pemilik warung, ketika ditanya apa alasan memberi nama tersebut, ia hanya menjawab dengan senyum sederhana.

"Itu karena terinspirasi dulu, ketika sekitar tahun 2005 atau 2006, pemilihan presiden di Amerika. Dan terpilihnya Obama sebagai presiden kulit hitam pertama kali," ujarnya.

Itu adalah jawaban sederhana, tetapi sedikit membuat beberapa pelanggan menjadi jauh lebih penasaran.

Menurutnya, tidak ada alasan tertentu alasan mengapa memilih nama tersebut. Semua terjadi hanya dengan spontan.

"Terus beliau juga pernah tinggal di Indonesia, kan? Masa kecilnya pernah sebentar di Jakarta," jelas Doni.

Ketika malam hari, pelanggan datang silih berganti. Biarpun tidak terlalu ramai, tetapi para pembeli secara konsisten datang satu persatu untuk mencicipi sate padang dari warung yang telah berdiri sejak tahun 2010 ini.

Meskipun sederhana, sate padang di tempat ini memiliki cita rasa yang sedikit berbeda. Proses pembuatannya tetap sama seperti cara tradisional, yaitu dengan daging direbus berjam-jam hingga empuk, kemudian dipotong dadu dan dibakar sebentar agar ada aroma asap. Kuahnya diracik banyak jenis rempah khas minang yang banyak membuat rasa lebih menendang.

Wandi (54), seorang pelanggan mengatakan bahwa dia memilih mencicip sate padang di tempat ini karena memang cocok di lidahnya.

"Enak aja gitu rasanya dibandingkan tempat lain. Harganya terjangkau pula. Jadi bisa makan lebih puas," katanya.

Itu terbukti dengan beberapa pelanggan yang setia memilih merehatkan badan untuk sekadar makan di warung ini. Terlebih lagi meski berada di pimggir jalan, suasana warung tidak terlalu ramai seperti bagian jalanan Medan lainnya. Hal demikian membuat suasana lebih tenang bagi para pelanggan.

Untuk harga sate padang di warung ini berkisar Rp15.000 dengan terbagi dalam dua varian daging, yaitu daging ayam dan daging sapi. Selain itu, ada menu mie rebus dengan kisaran harga Rp12.000.

Doni sebagai penjual berharap agar usahanya terus berjalan sukses dan semakin lancar.

"Semoga bisa semakin maju dan berkembang. Bisa terus tambah outlet-outlet lagi dan membuka cabang untuk memperluas usaha," tandasnya. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.