TIMES Surabaya/Penyandang Disabilitas ikut berperan dalam edukasi SIAP SIAGA. Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB) diharapkan dapat membantu para disabilitas ketika ada bencana alam. (Foto: Hamida/TIMES Indonesia)

Keterlibatan penyandang disabilitas dalam program penanganan bencana dinilai sangat penting. ... ...

TIMES Surabaya,Rabu 4 September 2024, 19:11 WIB
29.5K
H
Hamida Soetadji

SURABAYAJoint Monitoring Mission atau JMM Australia-Indonesia tidak hanya berbicara tentang program berbasis komunitas yang membangun kesiap siagaan dan ketahanan masyarakat menghadapi bencana.

JMM Australia-Indonesia juga melibatkan penyandang disabilitas dalam program ini. Keterlibatan penyandang disabilitas dalam program penanganan bencana dinilai sangat penting. 

Asisten 1 Sekda Provinsi Jawa Timur Benny mengatakan saat ini, terdapat 17.000 orang penyandang disabilitas di Provinsi Jawa Timur. 

"Program SIAP SIAGA memfasilitasi penyandang disabilitas dalam memberikan masukan bagi program dan kebijakan pemerintah daerah dalam manajemen risiko bencana, sehingga langkah aksi pemerintah daerah menjadi lebih inklusif," katanya, Rabu (4/9/2024).

Kolaborasi inklusif juga telah diimplementasikan di Jawa Timur, dengan salah satu pencapaian terbarunya adalah pembentukan Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB) pada 25 Juni 2024 lalu.

"Pencapaian merupakan hasil dari kolaborasi antara BPBD Jawa Timur, Program SIAP SIAGA, dan perwakilan dari 5 kelompok disabilitas yang berbeda dalam tim kerja ULD-PB," tutur Beny. 

Hal senada diungkapkan Sulistyowati Ketua HWDI Jawa Timur. Setiap kedinasan harus memiliki ULD. Sejauh ini hanya ada di dinas tenaga kerja. Dan saat ini menyusul BPBD ada ULD. 

"Edukasi buat kami penting sekali mengingat kebutuhan disabilitas satu dengan yang lain berbeda. Ada yang tuna rungu, daksa dan netra. Jika yang menyampaikan sesama disabilitas akan lebih mudah," kata Sulistyowati. 

Adanya unit layanan disabilitas ini semakin mempermudah, mengolah data dan mengedukasi tentang bencana. 

"Contohnya saya, rumah saya terdampak banjir. Saya nggak tahu melaporkan ke mana. Adapun bantuan masih menunggu waktu," tuturnya. 

Dengan belajar dan sharing sesama disabilitas merupakan pembelajaran. Nantinya akan dapat menanggulangi sementara jika ada bencana. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Hamida Soetadji
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.