https://surabaya.times.co.id/
Berita

Ecoton Ajak Masyarakat Cegah Penggunaan Plastik Berlebihan

Rabu, 26 Februari 2025 - 13:04
Ecoton Ajak Masyarakat Cegah Penggunaan Plastik Berlebihan Massa Ecoton dan mahasiswa menggelar aksi cegah penggunaan sampah plastik berlebih. Aksi berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (26/2/2025).(Foto: Hamida Soetadji/TIMES Indonesia)

TIMES SURABAYA, SURABAYAEcoton kembali mengajak masyarakat untu untuk puasa penggunaan plastik sekali pakai. Menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi, massa memasang replika kran air raksasa yang mengeluarkan sampah plastik.

Dengan membawa poster ajakan kepada masyarakat untuk puasa penggunaan plastik sekali pakai Rabu (26/2/2025).  

Aksi ini bertujuan untuk menghentikan penggunaan sampah plastik, masyarakat diimbau untuk menggunakan plastik sekali pakai. 

"Untuk menghentikan banjir sampah plastik di Indonesia, kita perlu untuk menutup krannya, menutup kran artinya kita harus berhenti mengonsumsi wadah plastik sekali pakai," ungkap Nuril, mahasiswi UIN Sunan Ampel yang menjadi bagian aksi tersebut.

Ia menambahkan, bahwa industri juga harus berhenti memproduksi plastik sekali pakai, pemerintah harus membuat larangan penggunaan plastik sekali pakai.

Massa-Ecoton-b.jpgMassa Ecoton membawa replika kran raksasa saat menggelar aksi cegah penggunaan sampah plastik berlebih di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (26/2/2025).(Foto: Hamida Soetadji/TIMES Indonesia)

"Nah, kalau hanya bersih-bersih bumi dari sampah plastik ini sama halnya dengan mengepel lantai yang banjir air sedangkan kran airnya tidak ditutup," tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) pada tahun 2024, sisa makanan atau food waste menjadi komposisi sampah tertinggi di Indonesia. Dengan persentase mencapai 39,22 persen, disusul oleh sampah plastik yang mencapai 19,76 persen. 

Di Jawa Timur, proporsi sisa makanan bahkan lebih tinggi, yaitu 46,93 persen, dengan Surabaya merupakan kontributor terbesar ke-5 untuk sisa makanan. 

Di tingkat provinsi dengan persentase 55,48 persen, dan juga penyumbang sampah plastik terbesar ke-3 di Jawa Timur dengan persentase 22,01 persen. 

“Fenomena ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk mengubah cara kita mengelola sampah, terutama dalam mengurangi sisa makanan yang terbuang dan penggunaan plastic,” demikian tutur Alaika Rahmatullah, aktivis Ecoton. 

Ancaman Serius Sampah Plastik

Sampah plastik mengandung zat kimia, seperti bifenil poliklorinasi dan pestisida. yang dapat mengontaminasi air serta meracuni dan merusak habitat makhluk hidup. 

Masuknya plastik dan mikroplastik dalam pola rantai makanan ini tidak hanya merugikan hewan perairan, namun juga pada manusia termasuk kita yang memakannya. Masuknya sampah ke dalam tubuh hewan dan manusia akan menyebabkan inflamasi hingga kerusakan organ.

Penelitian telah membuktikan bahwa ditemukan mikroplastik 15 organ tubuh manusia. di dalam tubuh manusia diantaranya Darah, jantung, ginjal, paru-paru, otak, plasenta, Air susu Ibu, pembuluh darah dan feses.

“Bahkan, bayi di dalam kandungan pun sudah terpapar mikroplastik dari makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibunya. Mikroplastik berbahaya bagi tubuh manusia karena dapat mengurangi fungsi otak, mempengaruhi tingkat pertumbuhan, sistem reproduksi dan menghambat produksi enzim pada tubuh,” kata Alaika yang biasa dipanggil Alex ini. 

Hasil penelitian oleh Ecoton, ditemukan terdapat partikel mikroplastik pada feses manusia. Transfer mikroplastik dari makanan dan minuman yang dikonsumsi manusia hingga memasuki saluran pencernaan menunjukkan bahwasanya plastik tidak dapat terurai bahkan setelah mengalami proses panjang. 

"Dan enzim dalam saluran pencernaan manusia juga tidak dapat menguraikannya. Mikroplastik telah merajalela di mana-mana, dan menjadi bagian dari hidup manusia. Bisa jadi bukan lagi harta, tanah, sawah yang kita wariskan, melainkan plastik sebagai warisan anak cucu kita menuju Indonesia Lemas 2050," tegasnya pesimistis.(*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Surabaya just now

Welcome to TIMES Surabaya

TIMES Surabaya is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.