Temukan Beton Keropos di Proyek Double Deck RSUD Notopuro, Ini Reaksi Bupati Subandi
TIMES Surabaya/Bupati Sidoarjo Subandi sidak pembangunan double deck parking RSUD RT Notopuro. (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)

Temukan Beton Keropos di Proyek Double Deck RSUD Notopuro, Ini Reaksi Bupati Subandi

Bupati Sidoarjo Subandi meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD R.T. Notopuro, serta konsultan pengawas untuk memperketat pengawasan dan memastikan seluruh pekerjaan sesuai RAB.

TIMES Surabaya,Jumat 5 Desember 2025, 19:55 WIB
19.1K
S
Syaiful Bahri

SidoarjoBupati Sidoarjo Subandi menyoroti kualitas pembangunan double deck parking RSUD RT Notopuro yang dinilai banyak bahan cor masih mentah, akibatnya struktur beton banyak lubang. Tidak padat.

Bupati Subandi mengetes kekuatan beton yang berlubang dengan palu, terlihat keropos, tulangan besi cor langsung terlihat. penggunaan material konstruksi ada yang tidak sesuai standar. 

"Setelah kami lihat di lapangan, saya sebagai pimpinan daerah merasa kurang puas, karena pekerjaannya tidak karu-karuan ini," tegas Bupati Subandi saat sidak di RSUD RT Notopuro, Jumat (5/12/2025). 

article

Bangunan double deck parking RSUD RT Notopuro ini dikerjakan oleh PT. Lancarjaya Karya Abadi Group dengan menelan anggaran sekitar Rp22 Miliar. 

Ia juga mempertanyakan laporan deviasi pekerjaan yang berbeda dengan kondisi nyata di lapangan seperti yang disampaikan pelaksana proyek.

“Katanya deviasi -8 persen, kalau melihat kenyataannya yang ndak karu-karuan itu tidak mungkin. Dalam agenda kita itu -23% dengan waktu tinggal sekitar 15 hari,” tegasnya.

Subandi meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD R.T. Notopuro, serta konsultan pengawas untuk memperketat pengawasan dan memastikan seluruh pekerjaan sesuai RAB. 

Subandi menyatakan bahwa Pemkab Sidoarjo tidak segan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang dinilai tidak profesional.

“Kalau nanti tidak selesai, ya blacklist dan harus diberikan nilai merah,” ujarnya.

Direktur RSUD RT Notopuro, dr. Atok Irawan menjelaskan untuk mengejar deviasi, pihaknya telah meminta kontraktor menambah tenaga kerja. Harapannya bisa selesai sesuai kontrak.

"Apa yang diminta pak bupati, misal terkait cor-coran yang rusak tadi minta diperbaiki ini kan butuh tenaga kerja. Kami minta pekerjanya ditambah," ungkapnya.

Untuk gapura, pagar dan lampu memang dikerjakan ditempat berbeda, sehingga belum dimasukkan kedalam progres pembangunan sebelum terpasang.

Atok menjelaskan untuk saat ini progres pembangunan 70,9 persen dengan kontrak kerja sampai 23 Desember 2025. "Tapi rasanya akan molor sampai 29 Desember. Kalau benar molor tetap akan dikenakan denda keterlambatan," tegasnya.

Ia menambahkan pembangunan double deck parking merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi keterbatasan lahan parkir yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat.

Kapasitas dua lantai bangunan tersebut direncanakan mampu menampung 125 unit mobil, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan pengunjung. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syaiful Bahri
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.