Berita

Film Ali & Ratu Ratu Queens Tayang Jelang HUT Persebaya ke-94, Ini Tanggapan Bonek

Rabu, 16 Juni 2021 - 15:48
Film Ali & Ratu Ratu Queens Tayang Jelang HUT Persebaya ke-94, Ini Tanggapan Bonek Poster film Ali & Ratu Ratu Queens yang tayang di Netflix jelang perayaan HUT Persebaya ke-94. (FOTO: dok. Paralifilms)

TIMES SURABAYA, SURABAYA – Sebuah film berjudul Ali & Ratu Ratu Queens akan tayang di Netflix H-1 jelang perayaan HUT Persebaya ke-94, tepatnya pada Kamis (17/6/2021). Salah satu tokoh di film garapan Lucky Kuswandi ini digambarkan memiliki latar belakang seorang Bonek Mania.

Kendati bukan tokoh utama, Biyah yang diperankan oleh Asri Welas diceritakan sebagai seorang Bonek wanita (Bonita) yang merantau ke Amerika menjadi seorang paparazi.

Asri Welas tentu tidak akan kesulitan memainkan film bergenre drama komedi. Namun dengan karakter Bonek yang dikenal sangar tentu menjadi tantangan baru baginya.

Hal tersebut kemudian memantik komentar dari para Bonek Mania, salah satunya Toni Rupilu (greenforce.id). Pria yang dikenal aktif menulis di portal edukasi dan informasi Bonek-Persebaya itu menuliskan tanggapan apik soal film Ali & Ratu Ratu Queens di akun Instagram miliknya.

"Pertama, film yang mbak (Asri Welas) bintangi sehari sebelum klub kebanggaan kami berulang-tahun ke-94 tahun. Kedua, film sudah jadi, kami tak bisa memberi 'wejangan' (masukan) ke mbak agar dapat menjiwai sedalam-dalamnya apa dan siapa bonek dan bagaimana," tulisnya dalam akun @tonirupilu.

"Film ini tentu menarik. Melihat poster dengan mbak memakai syal yang entah keluaran @persebayastore (resmi) atau bukan, yang penting simbol itu ada dan menjadi bagian penting," imbuhnya.

Toni juga mengapresiasi strategi promosi film Ali & Ratu Ratu Queens yang memilih tanggal tayang tepat sehari sebelum Persebaya berulang tahun.

"Menggugah kami-kami menantikan anniversary layaknya promo televisi yang akan menghibur liburan hari besar dengan film-film komedi dan drama percintaan," katanya.

Meski bergenre komedi, Toni berharap semoga Asri Welas di film tersebut mampu mewakili Bonek yang dikenal gahar, meski aktor senior itu lebih dikenal pandai dalam akting kejenakaan.

"Sebab, kami tentu tak rela jika karakter yang sampean (Anda) perankan bertolak belakang dengan karakter nyata bonek yang militan, kreatif, ngeyel, nekat," tegasnya.

"Jika pada akhirnya kami direpresentasikan dengan hal menye-menye, bucin, dan hal ihwal yang bertolak belakang, apa mau dikata. Sebab, bagi kami bonek itu gambaran utuh sebuah semangat, fanatisme, dan totalitas. Semoga spirit itu ada di karakter mbak dalam film. Karena, bonek itu sesuatu yang bernuansa keras dan lugas," jelas Toni.

Baginya tinggal menanti bagaimana Bonek diperankan dalam film Ali & Ratu Ratu Queens ini tayang di Netflix H-1 jelang perayaan HUT Persebaya ke-94. "Kami terbiasa dengan 'nek apik ngomong apik, nek elek ngomong elek' (kalau bagus bilang bagus, kalau jelek bilang jelek)," tutupnya. (*)

Pewarta : Ammar Ramzi (MG-235)
Editor : Irfan Anshori
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Surabaya just now

Welcome to TIMES Surabaya

TIMES Surabaya is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.