Aksi Damai RUU TNI: Suara Rakyat, Sambutan Hangat Danrem 082 di Mojokerto
TIMES Surabaya/Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo saat menerima masa aksi dari Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Mojokerto di depan Makorem Mojokerto. (FOTO : Penrem Mojokerto for TIMES Indonesia)

Aksi Damai RUU TNI: Suara Rakyat, Sambutan Hangat Danrem 082 di Mojokerto

Suasana di depan Markas Korem (Makorem) 082/CPYJ Mojokerto pada Jumat siang terasa berbeda.

TIMES Surabaya,Jumat 28 Maret 2025, 18:24 WIB
10.8K
S
Syarifah Latowa

TIMESINDONESIASuasana di depan Markas Korem (Makorem) 082/CPYJ Mojokerto pada Jumat siang terasa berbeda. Ratusan orang dari Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Mojokerto dan Ormas Harimau Majapahit Nusantara (HMN) berkumpul untuk menyuarakan dukungan terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI).

Meski berorasi, aksi yang mereka lakukan tetap damai. Mereka tidak datang dengan amarah, melainkan dengan harapan - harapan akan masa depan TNI yang lebih kuat, lebih modern, dan lebih sejahtera.

article

Di barisan depan, Andik, salah satu pengurus Paguyuban yang juga Kepala Desa, Pandan Arum, Kecamatan Pacet, berdiri tegak dengan pengeras suara di tangannya.

"Kami percaya bahwa RUU ini penting untuk memperkuat profesionalisme dan modernisasi TNI," serunya. "Bukan hanya untuk TNI, tapi untuk kita semua, untuk Indonesia!"
Suara itu disambut riuh tepuk tangan. Mereka tak sekadar hadir, mereka datang dengan keyakinan bahwa TNI yang kuat adalah benteng utama bagi rakyat.

Danrem 082: TNI Terbuka untuk Rakyat

article

Tak lama setelah orasi dimulai, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo keluar menemui massa aksi. Tak ada sekat, tak ada jarak. Dengan langkah tegas, ia berdiri di hadapan mereka—bukan sebagai pemimpin yang berjarak, tetapi sebagai prajurit yang memahami suara rakyat.

"Saya menghargai kehadiran dan kepedulian saudara-saudara terhadap isu-isu yang berkaitan dengan TNI," ujar Kolonel Batara. "Kami di TNI selalu terbuka untuk berdialog. TNI adalah bagian dari rakyat."

Di hadapan para peserta aksi, Danrem menjelaskan poin-poin penting dalam RUU yang mereka dukung, diantaranya,  penambahan kewenangan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk menghadapi ancaman siber dan melindungi WNI di luar negeri.

Kemudian  Penempatan prajurit TNI di jabatan sipil dalam kementerian dan lembaga tertentu, dengan tetap menjunjung supremasi sipil.

Selanjutnya, Perpanjangan usia pensiun prajurit TNI, memberikan kesempatan lebih luas bagi prajurit untuk terus mengabdi.

Penjelasan itu disambut anggukan dan tepuk tangan. Bagi mereka, RUU ini bukan sekadar kebijakan, tetapi fondasi baru bagi kekuatan pertahanan negara.

Setelah orasi dan sambutan dari Danrem, perwakilan aksi diberikan kesempatan melakukan audiensi di dalam Makorem. Ini bukan sekadar pertemuan formal, tapi wujud keterbukaan antara TNI dan masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syarifah Latowa
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.