TIMES SURABAYA, JAKARTA – Audi resmi memperkenalkan mobil Formula 1 pertama dalam sejarah mereka lewat sebuah peluncuran megah di Kraftwerk Berlin, bekas pembangkit listrik ikonik di jantung ibu kota Jerman, Selasa (20/1/2026) waktu setempat. Momen ini menandai langkah besar Audi sebagai tim pabrikan penuh di ajang balap paling bergengsi dunia.
Pabrikan asal Jerman itu sebelumnya mengumumkan niat masuk Formula 1 pada Agustus 2022. Audi dijadwalkan melakoni debut Grand Prix pada seri Australia dengan mobil yang ditenagai unit daya Formula 1 racikan mereka sendiri.
Audi memperkenalkan R26, mobil dengan balutan livery mencolok berwarna titanium, serat karbon, dan lava red—desain yang sebelumnya sempat diperlihatkan sekilas pada acara peluncuran di Munich, November lalu. Meski membawa ambisi besar, Audi menegaskan memahami tantangan berat untuk langsung bersaing di papan atas Formula 1.
“Hari ini bukan sekadar peluncuran, melainkan deklarasi era baru bagi Audi,” ujar CEO Audi Gernot Döllner. “Formula 1 adalah panggung motorsport paling menuntut di dunia. Kami hadir bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi untuk mendefinisikan masa depan Vorsprung durch Technik. Target kami jelas: bersaing memperebutkan gelar juara dunia pada 2030.”
Audi kembali mengandalkan duet pembalap Audi, Nico Hülkenberg dan Gabriel Bortoleto. (FOTO: AUDI)
Audi juga mencatat sejarah sebagai tim pertama yang menjalankan mobil spesifikasi 2026 saat menggelar filming day di Barcelona awal bulan ini. Usai peluncuran di Berlin, tim akan kembali ke Barcelona untuk mengikuti Shakedown Week, agenda uji coba selama tiga hari yang diikuti seluruh tim Formula 1.
Kepala Proyek Audi F1 Mattia Binotto menekankan keunggulan Audi sebagai tim pabrikan penuh. “Keputusan strategis masuk Formula 1 sebagai works team adalah aset terbesar kami,” katanya. “Kami membangun unit daya di Neuburg dan mengintegrasikannya dengan pengembangan sasis di Hinwil dan Bicester. Integrasi ini memberi kami kendali penuh—fondasi untuk membangun tim juara.”
Di lintasan, Audi kembali mengandalkan duet pembalap Audi, Nico Hülkenberg dan Gabriel Bortoleto untuk musim kedua bersama. Musim lalu, Hülkenberg meraih podium pertamanya, sementara Bortoleto mencatat lima finis berbuah poin di tahun debutnya.
“Sebagai pembalap, Anda bisa membedakan ambisi dan kemampuan,” kata Hülkenberg. “Yang saya rasakan di sini adalah keseriusan dan energi besar. Menjadi bagian dari Audi sejak awal adalah kesempatan luar biasa.”
Bortoleto menambahkan, membela Audi adalah mimpi yang menjadi nyata. “Membawa warisan empat cincin ke Formula 1 adalah kehormatan besar. Saya siap memberikan segalanya untuk membantu menulis bab baru bagi Audi Revolut F1 Team.” (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Audi Luncurkan Mobil F1 Pertama, Tegaskan Ambisi Besar di Formula 1
| Pewarta | : Rochmat Shobirin |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |