Wamendag Dyah Roro Esti Dorong Mahasiswa Universitas Ciputra Jadi Entrepreneur Global
Wamendag RI, Dyah Roro Esti Widya Putri saat memberikan kuliah umum di UC Surabaya. (FOTO: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)

Wamendag Dyah Roro Esti Dorong Mahasiswa Universitas Ciputra Jadi Entrepreneur Global

Wamendag Dyah Roro Esti mendorong program Kampuspreneur di Universitas Ciputra Surabaya untuk mencetak wirausaha muda dan eksportir baru menuju Indonesia Emas 2045.

TIMES Surabaya,Rabu 29 April 2026, 16:06 WIB
1.2K
S
Siti Nur Faizah

SurabayaKementerian Perdagangan (Kemendag) RI terus memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan menyasar sektor pendidikan melalui program Kampuspreneur. Langkah strategis ini diambil untuk mencetak wirausaha muda baru sekaligus mengoptimalkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan bahwa optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan menjadi kunci agar penduduk Indonesia lebih produktif.

"Kementerian Perdagangan ingin mendorong aktualisasi dari program Kampuspreneur. Tujuannya meningkatkan jiwa entrepreneurship anak muda agar menjadi bagian dari populasi produktif demi merealisasikan Indonesia Emas 2045," ujar Dyah Roro Esti saat berkunjung ke Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Rabu (29/4/2026).

UMKM Pilar Utama Ekonomi

Wamendag menjelaskan bahwa kewirausahaan adalah fondasi penting bagi negara. Mengingat, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Melalui Kampuspreneur, Kemendag berupaya memfasilitasi jaminan pasar bagi UMKM baru, baik di level domestik maupun internasional.

"Kami memiliki perwakilan di 33 negara yang siap membantu fasilitasi pasar luar negeri. Di dalam negeri, kami hubungkan UMKM dengan ritel modern melalui business matching," tambahnya.

Tak hanya akses pasar, Kemendag juga menyiapkan para ahli untuk memberikan bimbingan teknis kepada mahasiswa. Materi yang diberikan mulai dari coaching ekspor hingga standarisasi kemasan (packaging) internasional.

"Kami ingin mahasiswa tahu bahwa pemerintah hadir dengan program yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan menekan angka pengangguran," tegas Wamendag.

Respons Positif Universitas Ciputra

Rektor Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Wirawan Endro Dwi Radianto, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai program Kampuspreneur menjadi jembatan strategis bagi mahasiswa UC yang memang dididik berbasis kewirausahaan.

"Ini peluang luar biasa bagi mahasiswa kami untuk go international. Dengan dukungan kementerian, kekhawatiran mahasiswa dalam menghadapi ketidakpastian pasar global bisa teratasi melalui training dan coaching yang disediakan," tandasnya.

Sinergi antara akademisi dan pemerintah ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya eksportir muda baru yang tangguh, sekaligus memperluas diplomasi perdagangan Indonesia di kancah global. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.