Commuter Line Jadi Transportasi Alternatif  Pemudik, Catat Peningkatan Penumpang
TIMES Surabaya/Commuter Line jadi moda transportasi angkutan lebaran pemudik, saat ini tembus 5.095.951 orang yang menggunakan layanan kereta ini, Jumat (28/3/2025).(FOTO: Hamida Soetadji/TIMES Indonesia)

Commuter Line Jadi Transportasi Alternatif  Pemudik, Catat Peningkatan Penumpang

Pengguna Commuter Line di seluruh wilayah mengalami tren peningkatan

TIMES Surabaya,Jumat 28 Maret 2025, 19:13 WIB
7.3K
L
Lely Yuana

SURABAYAPengguna Commuter Line di seluruh wilayah mengalami tren peningkatan. Hingga 25 Maret 2025 kemarin, total pengguna Commuter Line di seluruh lintas dari awal masa Angkutan Lebaran 2025 tercatat sebanyak 5.326.391 orang.

Masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2025 sudah memasuki hari ke-6, terhitung sejak Jumat, 21 hingga 26 Maret ini. 

Data menunjukkan capaian volume pengguna sudah mencapai 105% jika dibandingkan dengan total proyeksi pengguna Commuter Line di seluruh lintas pada lima hari masa Angleb 2025 ini, yaitu sebanyak 5.095.951 orang. 

“Pencapaian tertinggi pada volume pengguna Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya, yaitu sebanyak 114% dari proyeksi sebanyak 189.175 orang, dan Commuter Line Prameks sebesar 109% dari proyeksi sebanyak 12.553 orang,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, Jumat (28/3/2025).

Joni menyampaikan, capaian volume pengguna Commuter Line hingga hari kelima masa angkutan lebaran tahun ini, merupakan kebutuhan masyarakat. Baik untuk keperluan mudik maupun untuk aktivitas sehari-hari.

“Dengan tarif yang murah dan terjangkau, serta kenyamanan dalam perjalanan dan efisiensi, transportasi Commuter Line menjadi pilihan utama seluruh lapisan masyarakat dalam melakukan mobilitas sehari-hari. Bukan hanya di Jabodetabek, tetapi juga di wilayah Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya,” ujar Joni. 

Pada wilayah-wilayah operasi lainnya, seperti Wilayah 2 Bandung, Wilayah 6 Yogyakarta, dan Wilayah 8 Surabaya, Commuter Line juga dijadikan transportasi pilihan masyarakat untuk menuju daerah di luar pusat kota pada masa mudik ini.

Lebih jauh lagi, keberadaan Commuter Line juga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang dilaluinya.

Berdasarkan survei JakPat, 54 persen responden dapat mengurangi biaya transportasi secara signifikan, di bawah Rp 250 ribu per bulan. Di sini, Commuter Line terbilang paling berpengaruh mengingat jumlah pengguna berada di posisi atas.

Dengan layanan Commuter Line di berbagai wilayah ini, masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi dapat menikmati layanan transportasi yang terjangkau dan nyaman.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Lely Yuana
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.