Gubernur Khofifah Terima Medali Kejuangan 9 Windu Kemerdekaan RI
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima Medali Kejuangan 9 Windu Kemerdekaan RI di Gedung Juang 45 Surabaya, Jumat (2/12/2022). ... ...
SURABAYA – Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima Medali Kejuangan 9 Windu Kemerdekaan RI di Gedung Juang 45 Surabaya, Jumat (2/12/2022). Medali tersebut diserahkan langsung oleh Ketua II Dewan Harian Nasional (DHN) 45 Irjen Pol (Purn) Drs Edison Jammer Haloho.
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi tersebut.
"Penyerahan pin dan piagam ini tentu menjadi bagian pendorong dan penguat harus terus bisa gerak cepat bagaimana mem-breakdown gerakan nasional kejuangan, gerakan nasional kebangsaan yang itu menjadi nilai DHD 45 dan BPK (Badan Pembudayaan Kejuangan) 45," ungkap Gubernur Khofifah.
Gubernur Khofifah juga mengusulkan agar DHD 45 Jatim melakukan MoU dengan PGRI Jatim dan Dinas Pendidikan serta Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jatim supaya proses gerakan tersebut bisa lebih komprehensif secara sistemik, terstruktur dan terukur.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengucapkan selamat atas peresmian rehabilitasi Gedung Juang 45 yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya.

Menurut Gubernur Khofifah, keberadaan gedung ini merupakan penguat nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan.
"Ini adalah bagian dari penguat perjuangan kita semua. Bahwa ini adalah Kota Pahlawan, Bumi Majapahit dan di sini persemaian dari nilai-nilai kejuangan, kepahlawanan dan kebangsaan memang harus kita pupuk dan kita semai bersama," ucap Gubernur Khofifah.
Sementara itu, Irjen Pol (Purn) Drs Edison Jammer Haloho menilai perjuangan Gubernur Khofifah dalam menjalankan tugas terhadap negara khususnya memimpin Pemerintah Provinsi Jatim berjalan dengan sangat baik. Khofifah juga sangat peduli terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
"Pemberian medali ini atas dasar kepedulian Ibu Khofifah terhadap masa depan anak-anak muda di Jatim," ucapnya.
Edison berharap agar Jatim dapat menumbuhkan bibit-bibit pejuang 45. Karena angkatan 45 bukan hanya mereka yang berjuang pada tahun 1945 saja. Namun termasuk para pejuang yang mengawal Bangsa Indonesia menuju proklamasi kemerdekaan dan generasi berikutnya.
"Generasi muda sebagai penerus perjuangan tersebut juga disebut angkatan 45. Saya minta supaya Jatim memulai mencari bibit-bibit baru pejuang-pejuang angkatan 45," kata Edison.
Tugas pejuang 45 masa kini bukan mengangkat senjata melawan musuh di medan peperangan. Namun melawan musuh yang dapat merusak moral bangsa seperti peredaran narkoba di kalangan remaja.
Ia mengulas sejarah bahwa Jatim sendiri telah melahirkan barisan Tentara Pelajar. Edison berharap Kota Surabaya dapat memulai lahirnya pejuang-pejuang pelajar mulai saat ini. Bahkan pejuang dalam perang 10 November 1945 ada yang masih berusia 17 tahun.
"Maka, apakah tidak mungkin anak-anak sekarang, generasi milenial kita jadikan sebagai pejuang-pejuang untuk melawan musuh-musuh negara sekarang ini," ucap Edison usai menyerahkan medali kepada Gubernur Khofifah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


