Anggota DPRD Jatim Ingatkan Potensi Longsor di Jalur Lintas Selatan Saat Arus Mudik
Anggota DPRD Jatim dr Puguh Wiji Pamungkas mengingatkan potensi cuaca ekstrem di Jalur Lintas Selatan (JLS) saat mudik Lebaran 2026. Simak poin mitigasinya.
Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, dr. Puguh Wiji Pamungkas, memberikan peringatan keras terkait potensi cuaca ekstrem menjelang musim mudik Lebaran 2026. Fokus utama pengamanan jalur dialihkan pada kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) dan titik-titik rawan banjir di seluruh wilayah Jawa Timur.
Puguh menekankan bahwa keselamatan pemudik adalah prioritas mutlak. Mengingat kondisi cuaca yang sering tidak menentu, koordinasi antara pemerintah provinsi, BPBD, dan dinas perhubungan harus diperketat sejak dini.
"Kita tidak boleh main-main dengan keselamatan warga. Jalur Selatan Jatim punya tantangan geografis yang berat, apalagi kalau hujan deras. Risiko longsor dan pohon tumbang sangat tinggi di sana," ujar Puguh dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Politisi PKS ini juga menyoroti titik-titik langganan banjir yang sering memutus akses jalan utama. Menurutnya, skema pengalihan arus dan penyiagaan alat berat di lokasi rawan harus dipastikan ready 24 jam.
"Selain infrastruktur, pantauan cuaca dari BMKG harus di-update secara real-time kepada pemudik. Jangan sampai mereka terjebak di area rawan tanpa peringatan dini," imbuhnya.
Ia berharap Dinas PU Bina Marga Jatim segera merampungkan perbaikan jalan berlubang sebelum arus mudik memuncak. Kondisi jalan yang prima ditambah pengawasan ketat di daerah rawan bencana diharapkan mampu menekan angka kecelakaan selama masa libur panjang tersebut.
"Intinya, mitigasi harus matang. Jalur selatan itu eksotis tapi berisiko, jadi pengawasannya harus ekstra," pungkas legislator asal Malang tersebut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

