TIMES SURABAYA, SURABAYA – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI), Dr. Suhartoyo menyebut, perguruan tinggi adalah agen kunci dalam menyebarkan pemahaman mengenai konstitusi, Pancasila, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Oleh karena itu, pihaknya menggandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai konstitusi dan Pancasila di tengah masyarakat.
"Perguruan tinggi merupakan agen dari pemahaman hal-hal yang berkaitan dengan konstitusi dan Pancasila," ujarnya, Jumat (29/8/2025) saat ditemui usai penandatanganan MoU dan Ngobrol Pintar Konstitusi.
Menurutnya, mahasiswa akan menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat luas dengan nilai-nilai konstitusi dan Pancasila yang sering kali sulit dipahami.
"Kerja sama ini akan terus berlanjut, termasuk dengan menggelar kuliah umum yang lebih substansial," kata Suhartoyo.
Senada dengan Ketua MK, Rektor Unesa, Prof Nurhasan berharap melalui kerja sama ini, mahasiswa dan civitas akademika dapat mengimplementasikan nilai-nilai konstitusi dan menyampaikannya kepada masyarakat.
"Universitas-universitas di Surabaya mampu bersama-sama untuk mengimplementasikan sekaligus memberikan peluang kepada adik-adik mahasiswa agar bisa diimplementasikan kepada masyarakat," harap Cak Hasan, sapaan karib Rektor Unesa.
Ia juga meminta agar para mahasiswa bisa menjadi agen perubahan yang bertanggung jawab dalam menyebarkan pemahaman tentang konstitusi.
"Jadi, ada juga beberapa mahasiswa yang bisa menyampaikan itu agar masyarakat juga mulai bertanggung jawab," tutupnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Gandeng Unesa, Ketua MK RI Sebut Mahasiswa Agen Kunci Sebarkan Nilai Konstitusi dan Pancasila
Pewarta | : Siti Nur Faizah |
Editor | : Deasy Mayasari |