PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Antisipasi Macet dan Kecelakaan Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
TIMES Surabaya/Anggota DPRD Jatim Komisi D, Diana Sasa, menegaskan Pemprov Jatim memperbaiki infrastruktur dan skema mudik 2026 agar tidak macet dan laka akibat jalan rusak.

PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Antisipasi Macet dan Kecelakaan Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur mendesak Pemprov Jatim mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan saat arus mudik Lebaran 2026 dengan memperbaiki infrastruktur jalan, drainase, dan rekayasa lalu lintas berbasis evaluasi tahun lalu.

TIMES Surabaya,Rabu 4 Maret 2026, 08:38 WIB
104
Z
Zisti Shinta Maharani

surabayaFraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar tidak mengulang persoalan klasik setiap arus mudik Lebaran, yakni kepadatan ekstrem dan lonjakan angka kecelakaan di jalur arteri maupun ruas jalan provinsi.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim, Diana Sasa, menegaskan bahwa evaluasi arus mudik tahun sebelumnya harus menjadi pijakan utama dalam menyiapkan skema tahun ini. Menurutnya, setiap tahun pola kepadatan relatif dapat diprediksi, namun penanganannya sering kali bersifat reaktif.

“Fraksi PDIP memandang kesiapan infrastruktur bukan sekadar rutinitas tahunan. Kita sudah belajar dari arus mudik tahun lalu, ada antrean panjang di sejumlah jalur strategis dan peningkatan kecelakaan akibat kelelahan serta kondisi jalan yang kurang optimal. Tahun ini tidak boleh terulang,” ujarnya, Selasa (3/3/2026)

Fraksi PDIP menilai, kualitas jalan provinsi harus menjadi prioritas. Masih ditemukannya ruas berlubang, permukaan bergelombang, dan genangan air akibat musim hujan menunjukkan perlunya percepatan penanganan. Kondisi tersebut berisiko tinggi bagi pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang mendominasi arus mudik di Jawa Timur.

Anggota Komisi D ini menegaskan pihaknya di Komisi D akan meningkatkan fungsi pengawasan terhadap mitra kerja seperti Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Dinas Perhubungan Jawa Timur, dan Dinas PU SDA Jawa Timur, jelang arus lebaran ini. Dinas PU Bina Marga lanjutnya harus memastikan seluruh jalan provinsi dan jembatan dalam kondisi laik fungsi sebelum puncak arus mudik kebaran nanti.

Sementara Dinas Perhubungan kata Diana, perlu menyiapkan rekayasa lalu lintas berbasis data evaluasi tahun lalu, termasuk pembatasan kendaraan berat dan penguatan jalur alternatif. 

Di sisi lain, Dinas PU SDA juga harus memastikan sistem drainase berjalan baik agar genangan tidak menjadi jebakan bagi pengendara.

“Musim hujan mempercepat kerusakan aspal dan memicu genangan. Kalau tidak diantisipasi, ini bisa jadi faktor kecelakaan. Kita tidak bisa hanya mengandalkan imbauan, tetapi harus memastikan fisik jalan benar-benar siap,” tegasnya.

Fraksi PDIP kata Diana, juga mendorong keterbukaan informasi kepada publik terkait titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Dengan data yang transparan, masyarakat dapat mengatur waktu dan rute perjalanan secara lebih aman.

Bagi Fraksi PDIP DPRD Jatim, mudik adalah momentum kemanusiaan yang harus dijamin keselamatannya oleh negara.

 “Kita ingin Lebaran menjadi momen kebahagiaan, bukan duka karena kelalaian persiapan. Evaluasi tahun lalu harus jadi pijakan perbaikan tahun ini,” pungkas Ketua DPC PDIP Magetan ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Zisti Shinta Maharani
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.