Demi Efisiensi Anggaran, DPRD Jatim Imbau ASN Pakai Transportasi Umum
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Budiono, memperketat pengawasan efisiensi anggaran melalui kebijakan penggunaan transportasi umum bagi ASN dan digitalisasi layanan. (Foto: DPRD jatim)

Demi Efisiensi Anggaran, DPRD Jatim Imbau ASN Pakai Transportasi Umum

DPRD Jatim berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) beralih ke transportasi publik saat pergi ke kantor.

TIMES Surabaya,Kamis 30 April 2026, 13:44 WIB
533
Z
Zisti Shinta Maharani

SURABAYAGedung Indrapura mulai berbenah. Bukan soal fisik bangunan, melainkan pola kerja dan gaya hidup para penghuninya. Komisi A DPRD Jawa Timur kini tengah serius memperketat pengawasan terhadap efisiensi anggaran di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) Jatim. Salah satu terobosannya cukup mencolok: Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong untuk beralih ke transportasi publik.

​Langkah ini bukan sekadar imbauan di atas kertas. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Budiono, bahkan sudah turun tangan memberikan contoh nyata.

Politisi Partai Gerindra asal Bojonegoro ini memilih menempuh perjalanan jauh dari rumahnya ke Surabaya menggunakan kereta api, lalu menyambung dengan transportasi daring menuju kantor.

​Dalam diskusi publik Pokja Indrapura di Surabaya, Rabu (29/4/2026), Budiono membagikan pengalamannya langsung di depan forum.

​"Saya sudah membuktikannya sendiri. Dari Bojonegoro naik kereta, lalu lanjut transportasi online ke kantor. Ternyata jauh lebih hemat biaya dan tenaga dibandingkan harus bawa kendaraan pribadi," ungkap Budiono.

​Menurutnya, kualitas transportasi umum saat ini sudah jauh lebih nyaman dan efisien secara waktu. Hal ini seharusnya menjadi alasan kuat bagi para pegawai untuk tidak lagi bergantung pada kendaraan dinas atau pribadi untuk mobilitas harian.

​Budiono juga menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari tanggung jawab besar dalam menjaga marwah anggaran daerah. Ia memastikan bahwa Komisi A tidak akan membiarkan kebijakan ini hanya menjadi formalitas belaka tanpa hasil nyata.

​"Setiap bulan kami akan menagih laporan dari OPD terkait upaya penghematan. Nanti akan kami evaluasi sejauh mana efektivitasnya. Ini bagian dari fungsi pengawasan kami," tegasnya.

​Pihaknya berharap, dengan adanya laporan rutin, setiap instansi bisa lebih disiplin dalam memilah pos anggaran mana yang bisa dipangkas tanpa mengganggu performa kerja. Budiono menutup pernyataannya dengan pesan bahwa efisiensi adalah kewajiban kolektif di tengah tantangan ekonomi saat ini.

​"Jika diterapkan semuanya, program pemerintah terkait efisiensi ini akan berdampak positif pada penanganan krisis energi," ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Zisti Shinta Maharani
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.