Perkuat Ekonomi Syariah, Pemprov Jatim Raih Tiga Penghargaan di UB Halal Metric Award
Terima penghargaan UB Halal Metric Award 2026, Gubernur Khofifah tegaskan kehalalan produk kini menjadi customer value dan penggerak ekonomi. (FOTO: Dok.Humas Pemprov Jatim)

Perkuat Ekonomi Syariah, Pemprov Jatim Raih Tiga Penghargaan di UB Halal Metric Award

Pemprov Jatim meraih tiga penghargaan di ajang UB Halal Metric Award 2026. Gubernur Khofifah tegaskan komitmen penguatan ekosistem halal melalui peran pesantren.

TIMES Surabaya,Selasa 5 Mei 2026, 22:12 WIB
989
L
Lely Yuana

SURABAYAPemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang UB Halal Metric Award 2026. Acara penghargaan ini diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya di Kota Malang, Selasa (5/5/2026).

Adapun tiga penghargaan yang diraih meliputi dua Gold Winner, masing-masing pada kategori Commitment to the Development of Halal Infrastructure 2026 dan Commitment to the Development of Halal Education 2026, serta satu Silver Winner pada kategori Commitment to the Development of Halal Innovation, Collaboration, and Public Empowerment 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, BPJPH, serta dunia akademik.

"Ini juga didukung dengan kontribusi Bupati, Wali Kota yang fokus pada produk halal. Kami di Jawa Timur senantiasa fokus pada ekosistem ekonomi syariah yang salah satunya juga adalah produk halal," ucap Khofifah. 

Capaian tersebut sekaligus mencatatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan perolehan penghargaan terbanyak dalam ajang ini. Keberhasilan ini tidak terlepas dari penguatan ekosistem halal yang terus dikembangkan secara terstruktur dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dari total 124 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Indonesia, sebanyak 15 LPH berada di Jawa Timur.

Selain itu, terdapat 85 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dari total 393 LP3H nasional, serta 16.424 pendamping Proses Produk Halal (PPH) dari total 129.368 pendamping secara nasional.

Capaian ini menunjukkan kesiapan Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem halal, baik di tingkat regional maupun nasional. Khofifah pun menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara konsisten mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah, di mana produk halal menjadi salah satu pilar utama.

Ia juga menilai bahwa konsep halal saat ini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus nilai tambah bagi konsumen.

"Saat ini halal sudah menjadi customer value, bukan hanya soal sisi religius tapi ada value di dalamnya. Dan kami senantiasa akan terus fokus," tegasnya.

Khofifah berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pelaku industri halal di Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing.

Dengan potensi besar yang dimiliki, termasuk keberadaan pondok pesantren yang tersebar luas, Jawa Timur diyakini mampu menjadi salah satu pusat pengembangan industri halal di Indonesia. 

"Jawa Timur  dikenal provinsi yang banyak  pesantrennya. Oleh karena itu, pesantren juga  menjadi mesin penggerak produk halal," katanya. 

Sementara itu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa halal kini telah berkembang menjadi kebutuhan global yang tidak terbatas pada aspek keagamaan.

"Halal is for everybody. Halal itu adalah tempat tumbuhnya ekonomi, growth economy," ucapnya. 

Ia menambahkan, bahwa isu halal saat ini telah menjadi perhatian di berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur dan Eropa, serta menjadi bagian dari diskursus global. Melalui ajang UB Halal Metric Award 2026, diharapkan dapat semakin mendorong percepatan pengembangan industri halal nasional.

"Terima kasih kepada UB juga Jawa Timur untuk menyelenggarakan UB Halal Metric Award untuk kembali jadi motor halal Indonesia," jelasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Lely Yuana
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.