Fraksi PKB Jatim Kuliti Rapor Merah Jamkrida
TIMES Surabaya/Anggota DPRD Jatim Fraksi PKB, Ibnu Alfandy mengkritisi keras rencana Penyertaan Modal Daerah Rp300 miliar untuk PT Jamkrida Jatim dengan menuntut skema risk-sharing yang adil bersama perbankan. (FOTO: DPRD Jatim)

Fraksi PKB Jatim Kuliti Rapor Merah Jamkrida

Fraksi PKB DPRD Jatim mengkritisi Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyuntikkan Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp300 miliar kepada PT Jamkrida Jatim.

TIMES Surabaya,Senin 23 Februari 2026, 20:01 WIB
595
Z
Zisti Shinta Maharani

SURABAYARencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyuntikkan Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp300 miliar kepada PT Jamkrida Jatim mendapat sorotan tajam. Fraksi PKB DPRD Jatim menilai kebijakan yang diklaim untuk melindungi 9,78 juta UMKM tersebut dipenuhi asumsi finansial yang tidak realistis dan berisiko merugikan APBD.

Anggota DPRD Jatim, Ibnu Alfandy Yusuf, mengingatkan eksekutif agar pengelolaan uang rakyat dilakukan secara profesional, bukan sekadar gimmick keberpihakan.

"Dukungan kepada UMKM tidak boleh dibungkus dengan asumsi-asumsi yang terlalu optimis dan berhalusinasi," tegas Ibnu sebagai juru bicara saat menyampaikan pandangan Fraksi PKB.

Berdasarkan analisis Fraksi PKB, terdapat pertentangan antara misi sosial Jamkrida dan beban komersialnya. Pemprov menuntut Jamkrida menjalankan fungsi alokasi negara untuk UMKM, namun di saat bersamaan membebankan target finansial raksasa. Angka Internal Rate of Return (IRR) dipatok 24,70 persen dan Cost of Equity mencapai 46,81 persen.

Menurut Ibnu, tekanan mengejar dividen ini akan menggeser orientasi perusahaan menjadi murni profit-oriented. 

"Ujungnya, Jamkrida hanya berfokus pada UMKM yang sudah mapan dan aman secara finansial. Sementara warga kecil yang berisiko tinggi malah ditinggalkan," kritiknya tajam.

Lebih jauh, PKB membongkar tingginya profil risiko kredit Jamkrida. Rasio utang terhadap modal perusahaan saat ini tercatat menyentuh 35,76 kali. Bahkan setelah disuntik dana Rp300 miliar, rasionya diproyeksi masih berada di angka 27,36 kali.

"Angka ini jauh melampaui batas kewajaran lembaga penjamin yang sehat, yakni di kisaran 7 hingga 12,5 kali. Jamkrida berada pada eksposur risiko ekstrem," beber politisi dapil Jatim IX tersebut.

Sikap skeptis Fraksi PKB makin menguat saat membedah asumsi pertumbuhan penjaminan yang ditargetkan mencapai 30-35 persen per tahun. Secara analitis, data ini bertolak belakang dengan realita makro ekonomi.

"Data Bank Indonesia dan OJK menunjukkan pertumbuhan kredit UMKM nasional hanya di kisaran 10-12 persen. Apakah realistis mengasumsikan Jatim tumbuh hingga tiga kali lipat dari tren nasional?" tanyanya menyangsikan validitas data Pemprov.

Selain metrik yang tidak masuk akal, skema kemitraan Jamkrida dengan pihak bank juga dinilai pincang. Skema saat ini menciptakan moral hazard di mana bank bisa abai dalam analisis kelayakan kredit karena risiko utamanya dialihkan ke Jamkrida.

"Ini ada ketimpangan serius. Risiko gagal bayar ditanggung rakyat Jawa Timur melalui APBD, sementara manfaat terbesar dari pertumbuhan kredit tetap dinikmati oleh perbankan," ujar Ibnu.

Sebagai bentuk tanggung jawab mengawal uang rakyat, Fraksi PKB memberikan ultimatum. Mereka menuntut perombakan tata kelola, disiplin fiskal, dan pembagian risiko yang adil dengan pihak bank.

"Kami akan menolak Raperda ini apabila tidak disertai perubahan substansial. Jamkrida maksimal hanya boleh mengambil 20-30 persen risiko pertanggungan, sisanya harus ditanggung perbankan," ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Zisti Shinta Maharani
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.