TIMES Surabaya/Kawasan Kota Lama Surabaya merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat libur Lebaran 2025. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Lokasi di Surabaya yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi urban tourism, antara lain Landmark dan tempat bersejarah seperti monumen, museum, dan bangunan bersejarah.

TIMES Surabaya,Jumat 28 Maret 2025, 11:55 WIB
43.7K
S
Siti Nur Faizah

SurabayaMenjelang Lebaran 2025, Kota Surabaya diharapkan bisa memanfaatkan momen tersebut dengan memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata sebagai destinasi urban tourism.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Andri Ariyanto mengatakan bahwa tradisi mudik lebaran yang selalu dinantikan masyarakat Indonesia merupakan momen yang tepat untuk meningkatkan perekonomian lokal dan mengembangkan pariwisata.

"Pasca pandemi, peningkatan pergerakan masyarakat untuk mudik dan berwisata di momen lebaran terus meningkat. Ditambah dengan libur cuti bersama yang panjang, ini merupakan potensi besar untuk perputaran ekonomi lokal melalui kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Andri.

Ia menambahkan, Kota Surabaya dalam beberapa tahun terakhir telah membangun pusat-pusat pariwisata baru, baik yang artifisial, sumber daya alam, maupun heritage, sehingga memiliki peluang besar untuk memperkenalkan diri sebagai destinasi urban tourism.

"Urban tourism sendiri merujuk pada jenis pariwisata yang fokus pada kunjungan ke kota-kota besar dan pusat-pusat urban, dengan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan kebudayaan, sejarah, hiburan, belanja, dan kuliner kota,” kata dia.

Andri mencontohkan beberapa lokasi di Surabaya yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi urban tourism, antara lain Landmark dan tempat bersejarah seperti monumen, museum, dan bangunan bersejarah.

Berikutnya, galeri seni, gedung teater, tempat konser, pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional, dan butik lokal. Ada pula, kuliner khas Surabaya, kafe dan hiburan malam, pemandangan malam kota, serta wisata Bahari di pelabuhan bersejarah dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.

“Dengan aktivitas berbagai pengalaman yang berhubungan dengan kebudayaan kota, kesejarahan kota, hiburan kota, serta belanja dan kuliner kota, bertujuan mengeksplorasi aspek-aspek kehidupan kota, dari arsitektur hingga interaksi sosial di tempat-tempat umum perkotaan,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, ia berharap Pemkot Surabaya dan seluruh masyarakat dapat menyambut wisatawan yang datang dengan baik dan ramah, serta mempromosikan Surabaya sebagai kota global dunia.

“Dengan mengembangkan urban tourism, Surabaya dapat semakin mewujudkan diri sebagai kota global dunia, seperti kota-kota besar lainnya yang telah terkenal,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.