https://surabaya.times.co.id/
Gaya Hidup

Keseruan Visiting Cinema Film Penerbangan Terakhir: Reaksi Jerome Kurnia dan Aghniny Haque

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:34
Aksi Emosional Warnai Nobar Penerbangan Terakhir di CGV BG Junction Surabaya Keseruan Nobar Penerbangan Terakhir di CGV BG Junction Mall Surabaya, Jumat (16/1/2026). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMES SURABAYA, SURABAYA – Celetukan penuh emosional memenuhi Studio 1 CGV BG Junction begitu penonton melihat kehadiran Jerome Kurnia usai pemutaran film Penerbangan Terakhir.

"Jerome jahat! Jerome, kamu kok tega banget," teriak salah satu dari mereka.

Sambil tersenyum, sang bintang pemeran Kapten Deva di film persembahan VMS Studio itu menjawab ringan.

"Kalau kesal, kalau marah, kalau gemes, marahnya ke Capten Deva saja ya," jawabnya.

Ditemui media usai acara visiting cinema, Jerome bercerita, ia mau mengambil peran sebagai Kapten Deva, karena jarang sekali sebagai aktor, terutama di Indonesia, dapat kesempatan memainkan peran sebagai pilot.

Perannya di film garapan Benni Setiawan ini menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru baginya.

“Apalagi karakter (Kapten Deva) naik turun, jadi ini perjuangan buat aku,” imbuhnya, Jumat (16/1/2026).

Jerome mengaku perlu waktu untuk berdiskusi, khususnya dengan sang sutradara sehingga dapat menyuguhkan sosok Kapten Deva.

“Menurut aku, Deva itu orang yang jahat, sebagai teman maupun pasangan harus hati-hati dengan orang seperti (Kapten Deva) ini,” tandasnya. 

Namun, lanjut Jerome, tak dapat dipungkiri di dunia ada orang seperti itu.

“Dan kami sebagai orang film, mau menceritakan segala sisi yang ada di sekitar kita,” paparnya.  

Sementara Aghniny Haque menyatakan, Penerbangan Terakhir menjadi film kedua dirinya bekerja sama dengan Benni Setiawan.

Nobar-Penerbangan-Terakhir.jpg

“Saya selalu mendapat banyak pelajaran di setiap film arahannya,” kata pemeran Nadia di film ini. 

Aghniny mengungkapkan bahwa dirinya menghadapi tantangan berat untuk memerankan sosok Nadia.

“Ini pengalaman baru buatku, dan tentu baik untuk perkembangan karierku (sebagai aktris),” urainya. 

Terkait karakter yang diperaninya, Aghniny menilai bahwa Nadia menjadi sosok yang manipulatif tentu ada sebabnya.

“Karena dia harus bertahan di laki-laki yang menyeretnya di sebuah hubungan yang toksik,” ucapnya. 

Senada dengan Jerome dan Aghniny, Nadya Arina mengatakan bahwa dirinya mendapat banyak pengalaman banyak di film tersebut.

"Saya jadi belajar banyak, khususnya yang berkaitan dengan dunia aviasi, di luar isu skandalnya sendiri,” cetusnya. 

Mengenai karakter Tiara yang diperaninya, Nadya mengungkapkan penuh emosional.

”Ketika kita salah ya harus mengakui. Dan tentu ada konsekuensi. Itu nggak apa-apa, karena kita harus bertanggung jawab atas apa yang sudah kita pilih," ucapnya.

Dan yang terpenting, lanjut Nadya, meski mengakui itulah hidup dan kehidupan, selanjutnya harus bisa move on.

“Saya beruntung bisa gabung di film ini, karena mendapat peran dengan karakter berbeda,” pungkasnya. 

Skandal Panas Dunia Penerbangan  

Penerbangan Terakhir menampilkan kegilaan dan skandal panas dari dunia penerbangan yang melibatkan pilot dan pramugari.

Film yang tayang di bioskop mulai Kamis (15/1/2026) ini mengisahkan perjalanan Kapten Deva (Jerome Kurnia) yang tengah mendekati pramugarinya, Nadya Arina (Tiara). 

Awalnya, mulut manis dan kharisma Kapten Deva seperti sebuah kesempurnaan yang nyata. Tetapi, semakin dalam Tiara dekat dengan Kapten Deva, ada banyak tipu daya dan manipulasi yang sulit dibedakan mana yang tulus dan tak sungguh-sungguh.  

Belum lagi, kemunculan Nadia (Aghniny Haque), pramugari senior yang ternyata memiliki hubungan yang lebih dulu dengan Kapten Deva. Kemunculannya pun membuat cerita cinta manis Kapten Deva dan Tiara buyar.  

Diproduseri oleh Tony Ramesh dan Shalu TM, film ini disutradarai oleh Benni Setiawan. Selain Jerome, Nadya, dan Aghniny, film ini turut dibintangi oleh Nasya Marcella dan Vintha Devina Bertha.  

"’Penerbangan Terakhir menjadi film pertama VMS Studio yang akan tayang di bioskop pada tahun 2026. Kami selalu menghadirkan cerita-cerita yang beragam, dan yang terbaru adalah Penerbangan Terakhir," kata produser Tony Ramesh. 

Kisah ini terinspirasi dari kejadian yang ada di sekitar masyarakat, lalu sempat jadi perbincangan yang ramai lagi belakangan ternyata.

“Untuk itu kami mempertimbangkan merilis film ini di awal tahun, untuk memberikan sesuatu ke penonton tentang cerita yang sering kita dengar tapi tidak pernah dilihat oleh masyarakat,” ujarnya. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Surabaya just now

Welcome to TIMES Surabaya

TIMES Surabaya is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.