Manfaat Puasa Ramadan bagi Mental: Penjelasan Dekan Psikologi Unesa
TIMES Surabaya/Ilustrasi orang berbuka puasa. (FOTO: Freepik)

Manfaat Puasa Ramadan bagi Mental: Penjelasan Dekan Psikologi Unesa

Dekan FPsi Unesa, Dr. Diana Rahmasari, menjelaskan manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan mental, mulai dari regulasi emosi hingga fungsi otak (neuroscience).

TIMES Surabaya,Sabtu 7 Maret 2026, 05:35 WIB
287
S
Siti Nur Faizah

SurabayaPuasa Ramadan tidak hanya memiliki dimensi spiritual sebagai bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta, tetapi juga menyimpan manfaat besar bagi penguatan kesehatan mental. Dalam perspektif psikologi, praktik menahan lapar dan dahaga ini menjadi momentum penguatan regulasi emosi, kontrol diri, serta ketahanan mental.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Psikologi (Fpsi) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dr. Diana Rahmasari, S.Psi., M.Si., Psikolog. Menurutnya, puasa merupakan latihan self-regulation atau regulasi diri yang komprehensif.

Melalui ibadah ini, seseorang belajar secara sadar untuk menunda dorongan, mengelola impuls, serta mengarahkan perilaku sesuai dengan nilai dan tujuan luhur yang diyakini.

"Dalam perspektif psikologi, kemampuan mengendalikan lapar dan emosi ini berkaitan erat dengan fungsi eksekutif otak. Ini melatih 'otot' kontrol diri seseorang agar semakin kuat dan stabil," ungkap Diana, Jumat (6/3/2026).

Kematangan kontrol diri tersebut, lanjut Diana, beririsan langsung dengan kemampuan emotional regulation, yakni kecakapan dalam mengelola perasaan agar tetap adaptif meski berada di bawah tekanan.

Puasa dan Mindfulness

Puasa juga menjadi ruang latihan yang efektif untuk meningkatkan distress tolerance, yaitu kemampuan bertahan dalam situasi tidak nyaman tanpa bereaksi secara berlebihan.

"Di tengah rutinitas harian yang penuh distraksi, Ramadan mendorong munculnya mindfulness atau kesadaran penuh. Hal ini memungkinkan individu merespons stres secara lebih proporsional melalui proses refleksi diri," ujarnya.

Secara lebih luas, Diana menjelaskan bahwa Ramadan meningkatkan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) melalui penguatan relasi sosial. Kegiatan berbagi dan ibadah bersama yang intens memperkokoh sense of belonging atau rasa keterhubungan sosial. Dalam teori psikologi, aspek ini berperan vital sebagai penekan tingkat stres.

Layanan Psikologi dan Day Care

Manfaat puasa bagi mental ini juga didukung oleh bukti ilmiah dari kacamata neuroscience. Fakultas Psikologi Unesa secara aktif mengedukasi masyarakat mengenai bagaimana puasa memicu neuroplastisitas—kemampuan otak membentuk koneksi baru—serta neurogenesis.

"Proses ini memperkuat sinapsis atau koneksi antarsel saraf yang berdampak pada peningkatan konsentrasi dan ketangguhan otak dalam beradaptasi terhadap tekanan, yang dikenal dengan istilah neurokompensasi," jelas Diana.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat, Fpsi Unesa juga menyosialisasikan layanan Day Care. Layanan ini dirancang berbasis keilmuan psikologi perkembangan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara profesional.

"Melalui pendekatan menyeluruh ini, puasa dipahami sebagai sarana penguatan mental yang luar biasa. Namun, bagi individu dengan kondisi psikologis tertentu, konsultasi profesional tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental yang optimal," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Surabaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.