Gubernur Jatim Khofifah Beri Empat Syarat Sebelum Lakukan Pelonggaran Masker
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut hangat kebijakan pelonggaran masker. Meski begitu, terdapat beberapa syarat yang dalam kebijakan tersebut yang harus dip ...
SURABAYA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut hangat kebijakan pelonggaran masker. Meski begitu, terdapat beberapa syarat yang dalam kebijakan tersebut yang harus dipatuhi bersama. Gubernur menegaskan ada 4 syarat kondisi di mana masyarakat diperbolehkan melepas maskernya.
Pertama, jika masyarakat beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka dan tidak padat, maka masyarakat diperbolehkan melepas masker.
Kedua, jika berkegiatan di ruangan tertutup dan berada dalam transportasi publik, maka masyarakat harus tetap menggunakan maskernya.
Ketiga, masyarakat kategori rentan, lansia, komorbid, tetap menggunakan masker selama beraktivitas.
Keempat masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, tetap menggunakan masker selama beraktivitas.
"Saya rasa ini tahapan untuk masuk new normal life. Saya seringkali menyampaikan bahwa tidak sekadar new normal life, tapi ini sedang menuju better life," tegasnya.
Selain kebijakan pelonggaran masker, pelonggaran kebijakan bagi pelaku perjalanan juga diterbitkan. Masyarakat yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin lengkap boleh berpergian tanpa melakukan RT swab antigen maupun PCR.
Khusus bagi masyarakat yang belum mendapatkan dosis vaksin lengkap, Khofifah mengajak mereka untuk segera mendapatkan dosis vaksin di lokasi vaksinasi terdekat.
"Sudah banyak gerai vaksin dan mudah dijangkau masyarakat. Jika memang belum lengkap dua dosis, segeralah untuk mendapatkan dosis keduanya. Kalau belum booster juga segera ke gerai faskes terdekat," katanya.
Gubernur terus mengingatkan untuk warga Jatim agar tetap menegakkan protokol kesehatan khususnya di tempat umum atau di keramaian.
"Mari kita tetap menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar, meski pelonggaran masker telah diterbitkan tetap jaga standar protokol kesehatan," ungkap Gubernur Jatim Khofifah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




